Budaya Organisasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang
DOI:
https://doi.org/10.24036/ijam-edu.3.2.466-473Kata Kunci:
Pegawai, Budaya OrganisasiAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa budaya organisasi di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang belum berjalan dengan baik dan semestinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis budaya organisasi dari 1) keagresifan, 2) inovasi dan pengambilan risiko, 3) perhatian terhadap detail, 4) orientasi pada tim, 5) orientasi pada hasil, dan 6) orientasi pada orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah responden sebanyak 55 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket model skala Likert dengan lima pilihan jawaban yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya organisasi berada pada kategori “baik”, dengan skor rata-rata sebagai berikut: keagresifan (3,98), inovasi dan pengambilan risiko (3,42), perhatian terhadap detail (4,15), orientasi pada tim (4,20), orientasi pada hasil (4,14), dan orientasi pada orang (3,49). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pimpinan meningkatkan indikotor inovasi dan pengambilan risiko serta orientasi pada orang melalui pemberian ruang bagi pegawai untuk berbagi ide baru, melalui pelatihan, serta perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan pegawai.
